Green Canyon sebuah Kali Ijo

Cukang Taneuh/ Green Canyon
Wisata memang asyik, apalagi disela sela kesibukan dan rutinitas ini. Wisata terus ndak enak, namun demikian sibuk terus juga ndak enak. Segala sesuatu kalo seimbang akan teras menjadi enak. Salah satu objek wisata di daerah Pangandaran adalah Green Canyon, yaitu sebuah sungai dengan air yang berwarna hijau. Tepatnya di sungai Cijulang, demikian tutur mas Shogi, salah satu tour leader dari Aji Tour yang menemani rombongan dari FMIPA Unnes.

Dahuu sungai ini tidak dikenal, apalagi oleh desa desa disekitarnya, hanya sebatas sungai yang tiada arti, mungkin hanya sebatas untuk alakadarnya selayaknya sungai pada umumnya. Belum terjamah oleh manusia lain, padahal sungai ini berpotensi sebagai obyek wisata yang cukup mempesona. Romongan setelah menikmati indahnya Pantai Pangandaran kemudian menuju sungai Cijulang yang konon katanya sekarang menjadi nama Green Canyon. Nama ini saya kira bukan orang indonesia yang menamainya, atau penduduk setempat. Ceritanya ada orang asing yang datang, salah satunya namanya astrid(bener apa tidak ya belum tahu, wong itu katanya mas Shogi). Dia menyewa perahu pada penduduk setempat, kemudian menyusuri sungai tersebut. Menikmati pemandangan kanan kiri batu karas, dengan naik perahu yang dikendalikan oleh penduduk setempat. Kemudian dia kembali ke negaranya dan datang kembali dengan mengajak banyak orang lagi dari negaranya untuk menikmati indahnya sungai Cijulang ini.
Wah sungai ini seperti Green Canyon yang ada di Colorado, katanya. Lepas dari itu, memang sangat indah Green Canyon itu. Kita harus menyusuri perahu, yang berkapasitas maksimal 6 orang, diluar sopir perahu dan teknisi mesin yang ada di belakang perahu. Waktu penyusuran hanya sekirar 30 menit, pulang pergi. Tidak mahal, hanya sekitar 100 – 150 rb per perahu yang bisa ditanggung oleh 6 orang atau sekeluarga. Kalo rame gini bisa berapa kali PP ya pak, tanyaku kepada sopir perahu. Oh ya sekitar 10 kali bisa mas, tutur dia, yang belum sempet sata tanya namanya.
Green Canyon bisa digunakan untuk referensi wisata air, untuk refreshing keluarga maupun rombongan. Bagi yang bisa berenang bisa melanjutkan ke depan lagi, setelah jalur perahu habis, namun jika yang belum bisa berenang juga bisa, asal dengan pelampung. Tentunya pelampung ini menjadi alat yang vital untuk digunakan. Oh ya saran bagi pengelola, tolong semua pengunjung yang memanfaatkan perahu, mohon untuk diperhatikan keselamatannya, artinya harus disediakan pelampung dan harus dipakai, demi keamanan bersama. Karena jika terjadi sesuatu, faktor keselamatan ini sangat berharga.
Semoga bermanfaat….. selamat menikmati indahnya alam, dan semakin bertafakkur…… akan kebesaran Nya….