Lawatan ke taiwan 10 Nopember 2013

Berangkat ahad 10 Nopember 2013 dar isemarang 11.45 menuju jakarta, transit ke taipe berangkat jam 15.30 mendarat 21.30. masuk hotel Fortune hyatt pukul 23.30 waktu taipe.
Ditemani oleh pak lok, gude kelahiran surabaya yang tinggal di taiwan sudah 40 tahunan. Menceritakan tentang taiwan, dari aturan jalan, dimana kalau di taiwan jalan disebelah kanan, beda dengan aturan adi indonesia, sehingga kita kalau mau menyeberang lihat dulu sebelah kiri, ada mobil yang meluncur apa tidak.
Kota taipe terlihat bersih, karena aturan untuk membuang sampah tidak sembarangan. Sampah yang dibuang seperti kaleng kaleng, harus dibersihkan dulu, dan dibuang pada hari tertentu dalam saetiap minggunya. Misal untuk kaleng hari jumat, dan untuk non kaleng hari yang lain, jari tidak mencampur. Dan semua sampah di bakar, tidak dibuang atau di tanam.
Dari segia keamanan, dia menuturkan relatif aman, karena selama ini belum ada rombongan yang dia antar mengalami kecopetan. Dan 24 jam relati aman. Nah untuk urusan komunikasi ini memang agak lumayan ribet, artinya tidak banyak toko yeng menjual kartu perdana seperti di indonesia.
Listrik disini 110 volt, dan standart colokannya colokan kecil, japanes standard. Harus mengggunakan konverter colokan. Biasanya pihak hotel menyediakan.
Terperangah terkait dengan kesehatan, dia menuturkan bahwa semua biaya rumah sakit untuk warga di tanggung oleh pemerintah, jadi semua orang yang berobat gratis disana. Pemerintah mempunyai kebijakan untuk goreng mengooreng tidak dengan minyak babi, karena minyak babi mengandung kolesterol tinggi, sehingga kalao banyak warganya yang kena penyakit kembalinya kan ke pemerintah juga. Jadi anjutan untuk tidak menggunakan minyak babi. Namun cukup hati hati bagi yang muslim kalau mau memilih makanan, karena disini banyak juga makanan atau daging babi.
Ni cerita di hari pertama…..ngantuk…..